Polemik Perekrutan Diallo-Yahya Mengusik, Manajemen Tak Ingin Dibandingkan

- Senin, 8 November 2021 | 06:20 WIB
Striker Persiku Kudus Mamadao Lamarana Diallo pada laga melawan Persikaba Blora di ajang Liga 3 Jawa Tengah. (suaramerdeka.com/dok)
Striker Persiku Kudus Mamadao Lamarana Diallo pada laga melawan Persikaba Blora di ajang Liga 3 Jawa Tengah. (suaramerdeka.com/dok)

KUDUS,suaramerdeka-muria.com - Keputusan manajemen mengontrak pemain naturalisasi asal Guinea, Mamadao Lamarana Diallo masih menjadi polemik. Penyerang yang pernah merumput di Persatu Tuban dinilai kurang memberi kontribusi terhadap tim.

Dia sempat diturunkan di paruh waktu pertama saat Tim Kota Keretek dikalahkan Persikaba Blora 1-2. Sejumlah pihak mengkritiknya karena sebagai penyerang kurang mempunyai naluri mengeksekusi yang tajam.

Publik pun membandingkan dengan Ahmad Ibnu Yahya, pemain PSIP Pemalang yang mencetak dua gol saat melawan Tim Kota Keretek. Yahya, pemain asli Kudus yang pernah melamar menjadi anggota Tim Persiku, namun tidak jadi direkrut karena gagalnya kesepakatan dengan manajemen.

BACA JUGA : Persiku Kudus Balik Kampung, Manajemen Gagal Wujudkan Harapan Publik

Banyak kalangan akhirnya menyayangkan keputusan tersebut dan membandingkan dengan keputusan merekrut Diallo, yang dinilai banyak kalangan kurang berkembang permainannya.

Manajer Persiku, Ferdaus Ardyansyah, saat dikonfirmasi awak media Minggu (7/11) menolak membandingkan kedua pemain tersebut. Menurutnya, tidak fair membandingkan kontribusi keduanya.

''Tidak fair kalau dibandingkan,'' katanya.

Ferdaus justru menyoroti mengapa saat itu Yahya tidak mau bergabung di Kudus. Disinggung mengapa Diallo yang sebenarnya menjadi pilihan manajemen justru baru sekali dimainkan, dia beralasan bagian dari strategi tim pelatih.

Apapun, dia mengaku gagal memenuhi ekspetasi harapan pencapaian prestasi tim. Disebutkannya lagi, semua komponen tim sudah bekerja keras namun hasil akhir berkata lain.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X